BANJARNEGARA (BPBD Banjarnegara) — Pembangunan rumah relokasi warga terdampak bencana tanah longsor di Desa Sinduaji Kecamatan Pandanarum Kabupaten Banjarnegara segera selesai. Pembangunan sebanyak 5 unit rumah relokasi sudah mencapai 75 persen.

Menurut Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banjarnegara yang disampaikan lewat Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kabupaten Banjarnegara, Budi Wahyono, SE, dana yang digunakan untuk membangun 5 unit rumah berasal dari Bantuan Sosial yang tidak direncanakan APBD Kabupaten Banjarnegara tahun 2020. Selain itu ada  bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Banjarnegara. “Alhamdulillah dana yang ada bisa terealisasi dan langsung digunakan untuk pembangunan rumah relokasi.” imbuh Budi. 

Hingga saat ini, monitoring dan evaluasi masih terus dilakukan terhadap korban terdampak tanah longsor Desa Sinduaji yang terjadi pada awal Oktober Tahun 2020. Kejadian tanah longsor yang berlokasi di RT 03 RW 01 Desa Sinduaji ini menyebabkan 6 KK mengungsi. Pengungsian berada di 2 rumah yang disediakan oleh warga yang peduli. Dari hasil monitoring oleh tim Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kabupaten Banjarnegara pada hari Selasa (1 Maret 2021), kondisi pengungsi relatif baik aktifitas juga cenderung normal. Pengungsi selalu dalam pemantauan termasuk kondisi kesehatan.

Warga berharap bisa segera menempati rumah relokasi. Beberapa hal yang memang masih harus dikoordinasikan dengan pihak-pihak terkait. Seperti penyediaan listrik, sarana air bersih, pembuatan jalan menuju relokasi, pemantauan kesehatan dan pemenuhan kebutuhan logistik pengungsi. Dalam pelaksanaan pasca bencana, sangat diharapkan kerjasama berbagai pihak. Tidak hanya Pemerintah, peran dunia usaha dan masyarakat sangat diharapkan sehingga penanganan dampak bencana alam cepat tuntas. ~Jim~