BANJARNEGARA (BPBD Banjarnegara) – Ditengah hujan deras, warga Banjarnegara dikejutkan dengan peristiwa kebakaran yang terjadi pada Kamis petang 11 Maret 2021 pukul 18.00 WIB, api liar meluluhlantakkan Pasar Kota Banjarnegara.

Menurut salah seorang saksi mata, Harsono (48 tahun) kejadian bermula dari api yang membakar salah satu kios di sudut barat Utara pasar di lantai dua. “Menjelang waktu shalat Maghrib saya dikabari oleh rekan saya, ada salah satu kios yang terbakar. Api cepat besar, tidak sampai 5 menit api sudah membesar dan tidak terkendali kami sudah tidak bisa melakukan tindakan awal, kami langsung laporkan ke pihak terkait” kata petugas penjaga pasar tersebut. Kios yang terbakar tersebut merupakan kios makanan dan jajanan kemasan. sedangkan kios-kios disebelahnya juga banyak barang mudah terbakar.

Petugas Pemadam Kebakaran yang datang setelah mendapat laporan sempat kewalahan karena api begitu ganas. Hingga berita ini ditulis, Jumat (12/3) 14.00 WIB, pemadaman masih dilakukan. “Sejak pertama kami datang, api baru bisa dikendalikan setelah tujuh jam proses pemadaman. Tapi beberapa titik api masih perlu dipastikan benar-benar padam.” kata Kepala Bidang Damkar Satpol PP, Sudiyat, S.Kom.

BPBD Kabupaten Banjarnegara mengerahkan personil relawan dan perlengkapannya untuk membantu pemadaman. “Kami kerahkan personil dan perlengkapan seperti tangki air, pompa dan peralatan pendukung yang kami punya. Semoga api bisa lekas padam.” Kata Kalaksa BPBD Kabupaten Banjarnegara Aris Sudaryanto, S.Pd, M.M. saat dimintai keterangan dilokasi kejadian.

Selain dari unsur di kabupaten Banjarnegara seperti TAGANA, PMI, RAPI dan relawan lainnya, penanganan kebakaran Pasar Kota Banjarnegara ini juga melibatkan tim pemadam kebakaran dan BPBD kabupaten tetangga. “Total ada 12 armada pemadam kebakaran, Banjarnegara 4 armada, Wonosobo 2 armada, Banyumas 2 armada, Purbalingga 2 armada dan Purworejo 2 armada. Kami sangat apresiasi atas bantuan dari rekan-rekan dari kabupaten tetangga.” tambah Aris.

Sebab kejadian masih dalam penyelidikan tapi dari keterangan saksi, kemungkinan besar kebakaran terjadi akibat konsleting listrik. Dari data sementara yang didapat tim kaji cepat, Pasar Kota Banjarnegara memiliki 205 kios dan 433 los di lantai 1, sedangkan dilantai 2 terdapat 116 kios dan 856 los. Jumlah kios dan los yang aktif/ digunakan, kios 141 unit dan los 800 unit. Taksiran kerugian dan kerusakan total hampir mencapai 38 Milyar Rupiah.

Sebagai dasar hukum penanganan, Pemerintah Kabupaten Banjarnegara menetapkan status tanggap darurat selama tujuh hari terhitung sejak Kamis 11 Maret 2021. Penanganan darurat akan melibatkan BPBD, Satpol PP, TNI POLRI dan unsur relawan lainnya. ~Jim~