BANJARNEGARA (BPBD Banjarnegara) — Peristiwa kebakaran yang melanda Pasar Sayur Kota Banjarnegara pada Kamis 11 Maret 2021 menyisakan puing-puing dan sisa-sisa kebakaran. Dibawah Koordinasi BPBD Kabupaten Banjarnegara, relawan dari berbagai potensi dikerahkan untuk melakukan pembersihan. 

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banjarnegara Aris Sudaryanto, S.Pd, M.M. mengatakan pasca kebakaran, beberapa bagian bangunan pasar rusak termasuk pada bagian konstruksi atap. “Setelah kami cek, pada bagian atap di lantai 2 yang rusak menyisakan material-material yang rawan jatuh atau terbang ke luar bangunan. Untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan maka kita kerahkan personil dan relawan untuk melakukan pengamanan dan melaksanakan giat pembersihan. Kita bongkar sekalian bagian-bagian atap yang membahayakan dan rawan itu.” kata Aris. 

Standar keselamatan dan protokol kesehatan dalam kegiatan ini selalu diutamakan. Setiap personil yang mengikuti kegiatan harus mengenakan alat pelindung diri (APD) seperti helm, sarung tangan, sepatu boot dan tetap mengenakan masker. Selain itu ketika bekerja di ketinggian personil juga wajib mengenakan sistem pengaman jiwa, seperti harness dan tali lanyard. Untuk membawa personil naik ke tempat tinggi dan sulit diakses, digunakan crane dari DLHK Banjarnegara. 

Personil relawan yang membersihkan puncak atap sisa kebakaran Pasar Kota Banjarnegara. menggunakan perlengkapan keamanan.

 

Pembersihan bagian atap lantai 2  yang pada mulanya diperkirakan akan selesai dalam dua hari ternyata bisa rampung dalam satu hari pertama. Sehingga kemudian langsung dilanjutkan dengan pembersihan sampah-sampah dan puing di dalam pasar. 

Kegiatan pembersihan yang berlangsung sejak Selasa 16 Maret 2021, dijadwalkan akan berlangsung hingga 24 Maret 2021. “Kami sudah jadwalkan bersama sampai Rabu (24/3), kita atur juga personil-personilnya sehingga bisa bergantian setiap harinya.” Kata Kasi Kedaruratan BPBD Kabupaten Banjarnegara, Raib Sekhudin,S.ST, M.KL. Kegiatan ini melibatkan relawan dari berbagai unsur potensi relawan di Banjarnegara. Sejak awal kejadian penanganan kebakaran hingga saat pembersihan relawan datang tanpa pamrih untuk membantu penanganan. Unsur yang terlibat meliputi : BPBD Banjarnegara, Satpol PP, Polres Banjarnegara, Kodim 0704, DPKPLH Banjarnegara, Dinperindakop, SAR Kabupaten Banjarnegara, TAGANA, SAR MTA, Sigap, KOKAM. BAGANA, RAPI dan Forum Destana Banjarnegara.

Terkait dengan penanganan darurat kebakaran Pasar Sayur Banjarnegara, Pemerintah Kabupaten memperpanjang status tanggap darurat bencana selama 60 (enam puluh) hari terhitung sejak tanggal 18 Maret 2021 sampai dengan tanggal 16 Mei 2021. ~Jim~