BANJARNEGARA (BPBD Banjarnegara) — Berniat menyegarkan diri di tengah hari, seorang pria tenggelam di Sungai Serayu. Setelah kurang lebih satu jam pencarian dengan penyelaman, Sahro pria berusia 26 tahun akhirnya ditemukan tim SAR Gabungan dalam keadaan meninggal dunia. 

Kejadian laka air terjadi pada hari Jumat 26 Maret 2021, di pinggir Sungai Serayu turut Desa Bantarwaru Kecamatan Mandiraja, tepatnya di sebuah tambang pasir yang dikelola PT. BSD. Korban yang beralamat di Dusun Tangkil Desa Sigeblog Kecamatan Banjarmangu juga merupakan salah satu dari pekerja di perusahaan terebut.

Menurut keterangan Aris (22 tahun) saksi yang juga rekan kerja korban, dia bersama korban dan satu orang saksi lain Yanto (30 tahun) berniat mandi di pinggir Sungai Serayu untuk menyegarkan diri setelah istirahat makan siang sekitar pukul 13.00 WIB. Cuaca memang tengah panas saat itu. Kedua saksi yang sudah menceburkan diri sudah memperingatkan korban untuk berenang di pinggiran yang tidak terlalu dalam dan tidak masuk ke lokasi kedua saksi berenang. Menurut saksi, korban memang tidak bisa berenang.

Namun tiba-tiba korban menceburkan diri ke tempat yang dalam. Kedua saksi sempat berusaha menolong korban, tetapi korban yang panik meronta dan justru menendang saksi. Kemudian korban kembali terlepas dan hilang tenggelam. Orang-orang sekitar dan rekan korban berusaha mencari. Pihak manajemen perusahaan kemudian segera menghubungi pihak berwenang.

Menerima laporan terjadi laka air, BPBD Kabupaten Banjarnegara mengirimkan Personil Tim Reaksi Cepat dan segera melakukan pencarian korban bersama relawan gabungan. Setelah kurang lebih 1 jam pencarian dengan penyelaman manual, tubuh korban berhasil ditemukan dan dievakuasi pada pukul 15.30 WIB. 

Menurut Raib Sekhudin S.ST, M. KL, Kasi Kedaruratan BPBD Kabupaten Banjarnegara, korban berhasil ditemukan tidak jauh dari lokasi tenggelamnya. “Tim kita menemukan tidak jauh dari lokasi korban tenggelam, mungkin sekitar 3-5 meter dari titik awal. Arus di lokasi cukup tenang.” Kata Raib yang juga bertindak sebagai safety officer. “Laporan dari personil penyelam, korban berada dikedalaman 3 meter saat ditemukan.” imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Banjarnegara, Andri Sulistyo S.SOR menyampaikan bela sungkawa atas meninggalnya korban. “Kita harus selalu waspada dan berhati-hati saat beraktifitas di sekitar bantaran sungai. Meski kadang terlihat arusnya tenang tapi tetap bisa menewaskan, terlebih jika orang yang bersangkutan tidak bisa berenang.” Kata Andri.

Terlibat dalam operasi pencarian ini, BPBD Banjarnegara, Kodim 0704, Polres Banjarnegara, SARKAB Banjarnegara, RAPI, TAGANA, PMI, SAR MTA, SIGAP, Warga dan karyawan PT. BSD

Kejadian laka air di wilayah Banjarnegara memang kerap terjadi. Banyaknya sungai-sungai besar, baik yang berarus deras ataupun memiliki kedalaman tinggi acap kali memakan korban jiwa. Belum lama ini tercatat 3 (tiga) kejadian laka air telah menghilangkan 3 (tiga) nyawa. ~Jim~