BANJARNEGARA —  Kejadian naas dialami oleh Remaja 16 tahun, dia tewas akibat tenggelam di kedung Brug Bodol Sungai Belimbing  turut Dusun Kaliwuluh RT 4 RW 8 Desa Gemuruh Kecamatan Bawang pada hari Minggu, 12 September 2019.

Sekitar pukul 14.30, Korban bernama Dwi Kuncoro Aji yang beralamat di Dusun Kaliwuluh RT 4 RW 8 Desa Gemuruh Kecamatan Bawang. Korban bersama ketiga temannya sedang bermain di sungai belimbing. Saat itu teman-temannya terjun ke kedung sungai sedalam 5-7 meter dari tebing, 

Korban ikut terjun, tidak disangka ternyata korban tidak bisa berenang. Saat hendak ditolong oleh rekannya, korban memberontak dan nyaris menyeret rekannya tersebut. Akhirnya terpaksa dilepaskan kembali, dan korban tenggelam.

Menurut Kasi kedaruratan BPBD Kabupaten Banjarnegara, Raib Sekhudin. Begitu laporan diterima oleh Pusdalops BPBD Banjarnegara, Tim Reaksi Cepat segera menuju lokasi dan berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk melakukan pencarian korban.

Pada pukul 16:27 WIB korban berhasil ditemukan Tim pencari dalam kondisi keadaan meninggal dunia. 

Korban kemudian dibawa ke rumah duka untuk dilakukan identifikasi dan visum oleh petugas Puskesmas Bawang 1 dengan disaksikan oleh petugas dari Polsek dan Koramil Bawang. 

Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian dinyatakan ditutup, dan semua unsur yang terlibat kembali ke kesatuannya masing-masing.

Belajar dari kejadian ini, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banjarnegara, Aris Sudaryanto, S.Pd, M,M, menghimbau supaya masyarakat senantiasa berhati-hati saat beraktifitas di air/ sungai. Kenali ancamannya dan kemampuan diri sendiri dari terhindar dari ancamannya. Kewaspadaan juga harus dimiliki rekan yang serta, saling mengawasi demi keselamatan bersama. 

“Dari beberapa kasus laka air yang terjadi akhir-akhir ini, korban yang tewas rata-rata usianya cukup dewasa. Namun kadang kemampuan berenangnya masih kurang. Nasib memang tidak ada yang tau, tapi kewaspadaan dan menjaga keselamatan itu merupakan ikhtiar yang wajib hukumnya.” pungkas Aris. ~Jim~